Apakah Nyamuk Aedes Agypti itu

Nyamuk Aedes Agypti

Apakah Nyamuk Aedes Agypti itu

Apakah Nyamuk Aedes Agypti itu – asal usul Nyamuk Aedes agypti awalnya ditemukan di Mesir yang lantas menyebar ke semua dunia melewati kapal laut dan kapal udara. Nyamuk ini hidup dengan baik di belahan dunia yang beriklim tropis dan subtropics laksana Asia, Afrika, Australia, dan Amerika.

 

Secara jasmani ciri ciri nyamuk Aedes agypti : telur nyamuk Aedes agypti berbentuk lonjong dan memiliki anyaman laksana kain kasa. Telurterlihat satu per satu tertata di pinggiran kaleng, lubang pohon, alas pot bunga, dan beda sebagainya. Pupa nyamuk ini seringkali berada di bawah permukaan air. Dan bilamana Aedes aegypti sudah dewasa, maka nyamuk ini dapat disaksikan secara jasmani berwarna hitam putih belang pada kaki dan badannya.

 

Yang berperan menggigit dan menghisap darah guna menyebarkan virus ke manusia ialah nyamuk betina. Nyamuk betina lah yang memilih darah insan untuk mematangkan telurnya. Nyamuk jantan tidak dapat menggigit dan menghisap darah, ia melulu membantu membuahi nyamuk betina. Jika disaksikan secara fisik, antena Aedes aegypti jantan berbulu lebih lebat di banding Aedes aegypti betina. Dari teknik hinggapnya pun bisa dibedakan, nyamuk Aedes aegypti hinggap mendatar di tubuh manusia,bertolak belakang dengan nyamuk anopheles yang hinggap menungging.

 

Umur nyamuk betina berkisar antara 2 minggu hingga 3 bulan atau rata-rata 11/2 bulan dan tergantung suhu kelembaban udara sekelilingnya. Kepadatan nyamuk bakal meningkat ketika musim hujan. terbangnya nyamuk ini antara 100 – 400 meter. Nyamuk Aedes agypti memiliki perilaku yang khas yakni menggigit pada pagi dan senja hari. Pagi hari antara pukul 08.00 hingga 10.00. Sore hari antara pukul 15.00 – 17.00, padaketika sebelum matahari terbenam. Bagi berkembang biak, nyamuk inimelulu bertelur di air bersih dan tidak bersarang di air selokan atau semacamnya. Aedes agypti bisa berkembang di dalam air bersih yang menggenang lebih dari lima hari. Dapat berkembang biak di air dengan volume paling tidak 0,5 sentimeter atau sama dengan satu sendok teh. Penyakit ini diakibatkan oleh di antara dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Setiap serotipe cukup bertolak belakang sehingga tidak terdapat proteksi-silang dan wabah yang disebabkan sejumlah serotipe (hiperendemisitas) bisa terjadi. Demam berdarah disebarkan untuk manusia oleh nyamuk Aedes aegypti.

 

Aedes aegypti umum berkembang biak di lokasi tinggal penduduk. Ia bertelur dalam kontainer-kontainer produksi di area rumah perkotaan dan pabrik, laksana : botol minuman, alas pot bunga, vas bunga, bak mandi, tong kayu dan logam, kaleng terbuka, cawan plastik, aki bekas, wadah gelas, tumpukan kain, dan lain-lain. Aedes agypti juga dapat bertelur di container alami laksana lubang pohon, ketiak daun, tonggak bambu, dan tempurung kelapa. Aedes albopictus lebih suka di kontainer alami laksana cekungan dahan pohon yang menampung air. Aedes albopictus tidak jarang ditemukan di area perkebunan warga. Itu sebabnya, meskipun lingkungan rumah lumayan bersih, seseorang tetap dapat terserang DBD yang didapatnya dari nyamuk aedes albopictus yang berasal dari kebun-kebun warga. Persamaan antara kedua nyamuk ini ialah sama-sama menyenangi air bersih dan hampir ada di semua Indonesia, dispensasi pada wilayah yang mempunyai elevasi lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*